DUREN SAWIT — Mengawali hari dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya sekolah di bawah naungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) PCM Duren Sawit 1. Setiap pagi sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai, seluruh siswa tampak khusyuk mengikuti pembiasaan tadarus Al-Qur'an bersama di lapangan sekolah.
Kegiatan rutin ini bukan sekadar formalitas pagi, melainkan ikhtiar nyata dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an serta membentuk karakter berakhlak mulia sejak dini.
Membangun Fondasi Spiritual dan Kedisiplinan
Di bawah suasana pagi yang segar, para siswa duduk rapi beralaskan terpal sambil membuka mushaf masing-masing. Didampingi oleh bapak dan ibu guru, lantunan ayat suci yang dibaca secara serentak menghadirkan suasana yang tenang dan penuh keberkahan.
Beberapa pilar penting dari program pembiasaan pagi ini antara lain:
1. Penguatan Karakter Religius: Membiasakan siswa mengawali aktivitas dengan mengingat Allah SWT.
2. Kedisiplinan dan Kebersamaan: Melatih ketepatan waktu dan menumbuhkan rasa kebersamaan antar-siswa.
3. Meningkatkan Kelancaran Membaca: Menjadi wadah pembimbingan rutin agar siswa fasih membaca Al-Qur'an secara tartil.
"Always say Bismillah to start the day. Ketika hari diawali dengan Al-Qur'an, insyaAllah sepanjang hari proses belajar mengajar akan diberikan kelancaran dan keberkahan."
Komitmen Pendidikan Berkarakter
Majelis Dikdasmen & PNF PCM Duren Sawit 1 senantiasa mendorong setiap unit sekolah untuk memperkokoh nilai-nilai Ismuba (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) demi melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berakhlak mulia.
Artikel
Menjalani Pagi Bersama Al-Qur'an: Pembiasaan Tadarus Membentuk Karakter Siswa Berkemajuan
Ditulis oleh ecko
Kembali